KUMPULAN CARA-CARA YG MUNGKIN ANDA BELUM TAU

Tarik Tunai di ATM Bank Mandiri tanpa menggunakan kartu ATM   

Anda mungkin pernah mengalami situasi sulit ketika kartu atm mandiri anda hilang, atau entah dimana lupa ,dan tidak mungkin diketemukan lagi. sementara anda butuh uang dan ingin menarik uang anda di bank mandiri .


Singkat cerita, anda sebagai nasabah bank mandiri ,punya rekening bank mandiri yang sudah aktip sms banking nya,tapi ga bisa mengambil uang di atm sebab kartu atmnya hilang, dan tidak mungkin
mendebet/narik uang pergi ke bank karena buku rekeningnya juga ga ada/lupa nyimpan/hilang, juga tidak mungkin minta bantuan orang pinjam norek dan nyuruh menarik uang setelah rekening orang tersebut ditransfer uang dari rekening anda karena alasan tertentu..

Tapi anda punya hp android.. Maka ini solusinya adalah "menarik uang dengan nomor handphone atau e-cash"

Mungkin sebagian orang belum tau cara narik uang diatm mandiri menggunakan no handphone, simak cara-caranya dibawah ini:
cara tarik tunai mandiri e cash
mandiri e-cash di google play store

Pertama download aplikasi "E-CASH bank mandiri",di google Play store pada hp android anda .
buka aplikasi tersebut, daftarkan nomor hp anda dengan mengklik tombol mulai,selanjutnya isi data yang dibutuhkan.
mulai buka rekening ecash

Setelah pendaftaran selesai, tambahkan dana pada no hp yang sudah didaftarkan tadi, karena nomor handphone anda sekarang sudah menjadi nomor rekening e-cash dan sudah bisa diisi uang. pilihan menambah dana bisa Rp 100rb, 200.000, dan atau sesuai keinginan anda.

Setelah rekening e-cash anda terisi uang, dan ingin menarik dananya, begini caranya:


Anda wajib upgrade rekenig e-cash anda, agar dananya bisa ditarik.
Upgrade rekenig e-cash melalui sms banking, caranya:

Ketik *141*6# kemudian pilih menu admin > upgrade layanan e-cash> masukan nomor handphone> konfirmasi


Setelah rekening e-cash anda di upgrade, baru sekarang anda bisa menarik dananya, caranya:

ketik *141*6# kemudian pilih tarik tunai>masukan jumlah tarik tunai>masukan pin.

terima OTP(One Time Password) kemudian masukan di mesin ATM 


TERIMAKASIH SELESAI CARA: 
Cara ngambil uang di atm mandiri tanpa kartu atm
***


TATA CARA SHALAT GERHANA DAN BACAANNYA  

bacaan shalat gerhana
cara shalat gerhana 

Tahukah anda bagaimana cara-cara shalat gerhana  ? berikut berdasarkan haditsnya : 

Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri.

Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya.

Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya.

Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama.

Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak. (HR. Bukhari, no. 1044)

Kesimpulannya, cara melakukan shalat gerhana sama seperti shalat biasanya dan berikut adalah urutannya:


  1. Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.
  2. Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
  3. Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)
  4. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
  5. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’
  6. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
  7. Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
  8. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).
  9. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
  10. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
  11. Tasyahud.
  12. Salam.
  13. Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1: 438)

Selesai, Terimakasih: Tata cara shalat gerhana